MADIUN, TENDENSIUS — Persoalan keselamatan pelajar yang mengendarai sepeda motor menuju sekolah tampaknya bukan hanya terjadi di satu titik. Setelah sorotan terhadap siswa SMPN 1 Gemarang mendapat respons dari Satuan Lantas Polres Madiun, pantauan di sejumlah SMP negeri lain menunjukkan pemandangan serupa.
Sebelumnya, Satuan Lantas Polres Madiun menyatakan akan melakukan tindak lanjut terhadap persoalan keselamatan pelajar, termasuk berkoordinasi dengan sekolah dan Dinas Pendidikan. Bahkan kepolisian menyebut dokumentasi dari seluruh SMP negeri akan dilampirkan sebagai bahan tindak lanjut.
SMPN 1 Dolopo menjadi salah satu sekolah yang terpantau
Pantauan Tendensius menunjukkan sejumlah siswa-siswi terlihat menggunakan sepeda motor untuk aktivitas menuju sekolah. Kendaraan siswa juga terpantau diparkir di area samping dan bagian depan sekolah.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena penggunaan sepeda motor oleh pelajar SMP berkaitan langsung dengan aspek keselamatan berlalu lintas.
Di sisi lain, situs resmi SMPN 1 Dolopo mencantumkan sekolah berada di Jl. Adil Makmur No. 95, Dolopo, Kabupaten Madiun dan berada di bawah naungan pemerintah daerah.
Sorotan ini menjadi semakin relevan setelah Kepala SMPN 1 Gemarang, Amin, sebelumnya menyampaikan bahwa pihak kepolisian dari satuan lalu lintas telah turun langsung memberikan sosialisasi keselamatan kepada siswa.
“Dari lantas sudah turun langsung sosialisasi. Kami juga menghimbau kepada anak-anak untuk lebih disiplin dalam hal keselamatan,” terang Amin, Kamis (03/09/2026).
Pesan keselamatan tersebut juga mencakup penggunaan helm, termasuk bagi siswa yang diantar orang tua.
“Siswa wajib helm. Yang diantar orang tua pun juga kita himbau untuk mengenakan helm demi keselamatan,” tegasnya.
Dengan adanya pantauan di SMPN 1 Dolopo, perhatian terhadap keselamatan pelajar kini tidak lagi sebatas persoalan satu sekolah. Buku boleh berada di dalam tas, tetapi keselamatan semestinya tetap menjadi bekal utama sebelum siswa berangkat menuju sekolah.


