Kerusakan ruas jalan kabupaten penghubung Sumoroto–Balong, Ponorogo, kian memprihatinkan. Jalan vital yang menjadi akses utama ekonomi, pendidikan, dan penghubung antarwilayah itu dipenuhi lubang dalam yang membahayakan pengguna.

Pantauan di lapangan, lubang menganga tersebar di sisi kiri dan kanan jalan dengan kedalaman diperkirakan mencapai 15 sentimeter lebih. Saat hujan turun, lubang tertutup genangan air sehingga tak terlihat dan berisiko memicu kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.

Kerusakan terparah berada di Perempatan Nongkodono ke arah utara serta dari depan Polsek Balong menuju Ngumpul. Pengendara terpaksa bermanuver untuk menghindari lubang, meningkatkan potensi kecelakaan di jalur yang ramai dilintasi pelajar dan kendaraan angkutan barang.

Zulfa, warga yang saban hari melintas menuju Pasar Sumoroto, menyebut kondisi jalan sudah mendesak diperbaiki. “Parah sekali. Jangan menunggu ada korban jatuh. Kalau motor lewat, pelek bisa bengkok,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Ruas Sumoroto–Balong juga merupakan jalur strategis menuju Wonogiri via Balong serta akses alternatif ke Trenggalek dan Pacitan. Tingginya volume kendaraan membuat kebutuhan perbaikan dinilai tak bisa ditunda.

Warga kini mendesak Pemerintah Kabupaten Ponorogo segera melakukan perbaikan darurat maupun pengaspalan ulang sebelum kerusakan memakan korban.