Salah satu dari 8 Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. Dalam rangka mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas PUPR membangun sumur irigasi air tanah yang tersebar di 9 Desa.
Peletakan batu pertama di Desa Dagangan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Sebelum kegiatan, orang nomor satu di Kampung Pesilat itu mengatakan pembangunan infrastruktur sumur ini termasuk dalam program 100 hari kerjanya.
“Alhamdulillah dalam 100 hari kerja bersama Pak Wakil Bupati, dari Dinas PUPR sudah ada beberapa hal yang dilakukan. Salah satunya hari ini, bantuan pembangunan irigasi air tanah,” terang Bupati, Sabtu (24/05/2025).

Tujuannya, lanjut Bupati, untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Hal itu selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan.
“Harapannya dengan adanya sumur jaringan irigasi air tanah ini, dapat mendongkrak produktivitas pertanian. Dari 6,7 – 7 ton bisa menyentuh 8 ton. Syukur-syukur tembus 10 ton,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas PUPR Gunawi menambahkan ada 9 Desa yang dibangunkan sumur jaringan di tahun 2025 ini. Potensial pengairan, mencangkup 90 hektare pertanian.
“Desa Dagangan (Dagangan), Duren (Pilangkenceng), Gandul (Pilangkenceng), Kenongorejo (Pilangkenceng), Kertosari (Geger), Mejayan (Mejayan), Ngale (Pilangkenceng), Pagotan (Geger) dan Desa Wonorejo (Mejayan). Di 9 lokasi ini berpotensi mengairi sawah 90 hektare. Masing-masing lokasi, kapasitas satu sumur memang untuk 10 hektare,” terangnya.
Terealisasinya sumur jaringan irigasi ini, Gunawi berharap Indeks Penanaman (IP) di Kabupaten Madiun turut meningkat, dari 2,8 menjadi 3.
“Jadi dengan adanya sumur ini, indeks penanaman di Kabupaten Madiun khususnya padi yang saat ini adalah 2,8 bisa menjadi 3. Harapannya, untuk mendukung ketahanan pangan, bisa dimaksimalkan bisa 3 (3 kali padi),” pungkas Gunawi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten perekonomian, jajaran pimpinan OPD, Kepala Desa se-Kecamatan Dagangan dan ketua Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA).



