NGAWI, TENDENSIUS – Kritik soal gelapnya ruas Jalan Padas–Tambakromo pada malam hari akhirnya mendapat jawaban. Pemerintah Kabupaten Ngawi memastikan Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas tersebut akan direalisasikan pada 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ngawi, Anang Heri Prabowo, membenarkan bahwa ruas Padas–Tambakromo masuk dalam rencana pemasangan PJU tahun ini.
“Ya mas, Padas Tambakromo PJU-nya di tahun 2026,” jawab Anang, Jumat (7/8/2026).
Menurut Anang, jajaran terkait sebelumnya juga telah melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lapangan.
“Kemarin teman-teman sudah cek lapangan,” katanya.
Pengecekan tersebut menjadi penting lantaran karakter ruas jalan Padas–Tambakromo tidak sepenuhnya berada di kawasan permukiman. Sebagian ruas membentang di kawasan persawahan yang cukup panjang.
Untuk ruas sekitar dua kilometer, kebutuhan awal diperkirakan mencapai sekitar 40 titik Alat Penerangan Jalan (APJ). Namun angka tersebut masih dapat berubah setelah dilakukan penghitungan lebih lanjut.
“Untuk ruas ± 2 kilometer, estimasi kebutuhan sekitar 40 titik APJ. Berhubung area sawahnya cukup panjang, nanti kita hitung lagi,” jelasnya.
Anang menyebut mekanisme pengadaan akan dilakukan melalui proses kompetisi.
“Metode pengadaan nanti kini kompetisi, yang jelas tahun ini realisasi,” ujarnya.
Sebelumnya, Aktivis Gempur DPD Jawa Timur, M. Fauzan, menyoroti kondisi ruas Padas–Tambakromo yang minim penerangan pada malam hari.
Menurut Fauzan, pembangunan jalan semestinya tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan pengguna.
“Kalau siang, masyarakat menikmati jalan yang mulus. Tapi saat malam, yang diuji justru keberanian pengendara. Ini ironi. Jalan sudah dibangun dengan baik, namun penerangan yang menjadi penunjang keselamatan belum terlihat. Padahal ruas ini bukan kawasan pelosok,” ujarnya.
Kini jawaban pemerintah sudah tersedia: PJU Padas–Tambakromo ditargetkan terealisasi pada 2026. Tinggal menunggu satu babak terakhir.
Bukan lagi soal apakah akan dipasang, melainkan berapa titik yang akhirnya dipasang, kapan terpasang, dan kapan lampu tersebut benar-benar menyala.
Karena bagi pengendara, janji penerangan belum bisa menggantikan fungsi penerangan. Yang dibutuhkan tetap sederhana: ketika malam turun, jalan jangan ikut gelap.


