Tendensius.com

Tendensius.com

Diagram Informasi

  • domain.org
  • Domain.com
  • Domain.com
  • domain.org
  • Domain.net
  • Domain.id
  • Domain.id
  • Domain.co.id
  • Domain.net
  • Domain.co.id
  • Domain.us
  • Domain.us
Oktober 29, 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • Telegram
  • Daerah
  • Bisnis
  • Transportasi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kriminal
  • Berita
News
Mobil Dinas, Logika Hemat, dan Drama PertaliteFasilitas Dinas, BBM Subsidi? AE 1108 AP Isi Pertalite, Pengguna Disebut Kepala Bagian UmumProyek Gedung RSI Madiun Jadi Sorotan Beruntun, Desakan Penghentian MenguatAktivis GEMPUR: Rp754 Juta Bukan untuk Menumpuk LPA, Progres Harus JelasGedung Makin Tinggi, Administrasi Masih Dicari: Warga Minta RSI Madiun Setop Dulu
  • Magelang

Dorong Transparansi, KPK Rekomendasikan Magelang Perkuat Pengawasan Pengadaan

admin
admin
Kamis, 13 November 2025 - 17:43 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang berbenah secara menyeluruh. Pembenahan tata kelola berfokus pada transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran guna menutup celah korupsi.

Langkah proaktif ini diambil, usai KPK menemukan adanya ketidakselarasan. Pasalnya, capaian administratif Pemkab Magelang melalui Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) tahun 2024, sudah tinggi, yaitu sebesar 94 poin.

Meskipun begitu, hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2024 mencatatkan skor 72,37 atau masuk kategori ‘Rentan’. Ketidakselarasan ini menjadi pemicu bagi KPK, untuk mengeluarkan 17 rekomendasi perbaikan mendesak bagi Pemkab Magelang.

Dorongan ini disampaikan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Korsup Wilayah III KPK, Azril Zah, dalam Rapat Koordinasi pencegahan korupsi bersama jajaran Pemkab Magelang di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (13/11/2025). Azril menekankan, koordinasi ini guna memastikan setiap rupiah anggaran daerah, terutama belanja strategis, benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Masih ada perbedaan data yang dapat diakses publik. KPK mendorong Pemkab Magelang menjalankan asas transparansi dan akuntabilitas, sehingga tidak ada persepsi negatif dari masyarakat,” terang Azril.

Lebih lanjut, menurut Azril, keterbukaan informasi publik dalam setiap tahap pengelolaan keuangan daerah menjadi sangat krusial. Selain itu, koordinasi ini berfokus pada aspek perencanaan dan pengadaan barang dan jasa (PBJ).

Meskipun capaian MCSP Pemkab Magelang tinggi, dan menunjukkan komitmen yang baik, namun KPK menilai masih perlu penguatan pada sektor pengadaan. Nilai indikator PBJ strategis hanya mendapat nilai 62, menandakan perlunya peningkatan pengawasan dan sistem kontrol internal.

Sementara, hasil SPI yang berada di kategori ‘Rentan’, menunjukkan masih terdapat ruang besar guna memperkuat budaya integritas. Adapun KPK menyoroti tiga area utama yang perlu diperkuat, mengingat masih terdapat celah korupsi, mulai dari konflik kepentingan hingga pengadaan.

Salah satu sorotan tajam KPK, yaitu terkait anomali pokok pikiran (pokir) anggota dewan dengan usulan hibah mencapai sekitar Rp16 miliar. Pola ini dinilai sangat rawan disalahgunakan, hingga berpotensi memunculkan praktif proposal fiktif dan komitmen fee.

“Pokir harus menjadi saluran aspirasi masyarakat, bukan sarana mencari keuntungan. Risiko praktik proposal fiktif dan komitmen fee, harus dicegah dengan memperkuat pengawasan,” tegas Azril.

Di sisi lain, Pemkab Magelang dinilai telah efisien dengan hampir separuh belanja pengadaannya, yaitu sebesar Rp311 miliar (49,12 persen) dari total pengadaan dan pengadaan langsung sebesar Rp106 miliar (16,31 persen), dilakukan melalui e-purchasing. Meskipun begitu, KPK mengingatkan mekanisme ini tetap memiliki celah, jika tidak diawasi ketat.

“E-purchasing memang efisien, tapi tetap ada potensi pengkondisian. Pengawasan harus diperkuat agar prosesnya bersih dan bebas kepentingan,” pungkasnya.

Aspek lain yang menjadi perhatian KPK, yaitu rendahnya Kemandirian Fiskal Kabupaten Magelang. Dari proyeksi total pendapatan daerah mencapai Rp2,69 triliun, dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp600 miliar, realisasi hingga November 2025 baru mencapai sebagian kecil, yakni Rp42,72 miliar.

Realisasi ini, di antaranya berasal dari pajak daerah sebesar Rp15,93 miliar dan retribusi daerah senilai Rp24,32 miliar. “Ini menunjukkan, harus ada perhatian lebih dari jajaran Pemkab Magelang, sehingga terwujud kemandirian fiskal,” terang Azril.

Dari berbagai evaluasi tersebut, KPK merekomendasikan 17 perbaikan bagi Pemkab Magelang, di antaranya perencanaan dan mekanisme hibah yang ditujukan ke badan, lembaga, atau organisasi bukan kepada perseorangan; pokir anggota legislatif harus berbasis kebutuhan masyarakat; hingga menghindari konflik kepentingan dari setiap pengadaan proyek.

Menanggapi rekomendasi tersebut, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyatakan komitmen penuh pihaknya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

“Saat ini kami tengah menyiapkan dashboard monitoring guna memastikan seluruh proses di perangkat daerah dapat dipantau secara real-time,” ungkapnya.

KPK berharap, pembenahan sistemik dan komitmen proaktif Pemkab Magelang ini, tidak sekadar memperkuat budaya integritas dan kepercayaan publik, namun turut memastikan pembangunan daerah benar-benar berjalan efektif sesuai kebutuhan dan aspirasi masyarakat.(*)

Sumber: KPK
Reporter: admin

Tag

  • Dorong

  • Magelang

  • Perkuat

  • Rekomendasikan

  • Transparansi

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batalkan

Related (Grid)

Madiun
3 bulan yang lalu

Aktivis Madiun: Transparansi Jangan Berhenti di Gerbang Pemeriksaan

Jakarta
17 Juni 2026

Dorong Zero Over Dimension dan Over Loading, Kakorlantas: Patuh Aturan Jalan Raya Adalah Bentuk Hormati Hak Hidup Sesama

Madiun
17 Juni 2026

APMMJ Dikukuhkan, Bupati Madiun Dorong UMKM Naik Kelas dari Hulu hingga Hilir

Kota Madiun
7 Juni 2026

Dukung Sukses SPMB 2026, SMKN 5 Madiun Perkuat Pelayanan Administrasi

Tuban
17 Mei 2026

Dari Tuban untuk Indonesia: Prabowo Dorong Pangan Tak Lagi Bergantung Impor

Madiun
15 April 2026

DPRD Madiun Perkuat Pengawasan, Raperda Masuk Tahap Pansus

Terpopuler

1
Kota Madiun

Gedung Baru RSI Kota Madiun Sudah Digunakan, Aktivis Klaim SLF Belum Diajukan

2
Kota Madiun

SLF Gedung Baru RSI Madiun Kembali Dipertanyakan, PUPR: “Kalau RSI Belum Pengajuan”

3
Kota Madiun

Gedung RSI Madiun Jadi Sorotan Beruntun, Aktivis Minta Pembangunan Tunggu Administrasi Beres

4
Pendidikan

Ketika Masa Depan Dimulai dari Sebatang Pensil: Kemendikdasmen Perkuat Fondasi Literasi Murid SD

5
Madiun

Jalan Kelas III Bukan Jalan Bebas Beban: Tronton Proyek Kali Jeroan Masuk Radar Pengawasan

6
Kota Madiun

Gedung Makin Tinggi, Administrasi Masih Dicari: Warga Minta RSI Madiun Setop Dulu

7
Madiun

Pekerja di Atas Scaffolding, Material Berserakan: Bagaimana K3 Rehab Ruang Bupati?

8
Madiun

Jalan Krokeh Rp1,34 Miliar Kelar, Aspal Terkelupas

9
Madiun

Jalan Kelas III Sedang Direkonstruksi, Tronton Proyek Kali Jeroan Tetap Melintas

10
Ponorogo

Aktivis PAKEM Soroti ‘Penarikan’ di SMAN 1 Badegan, Komite Tak Boleh Berubah Jadi Mesin Pungutan

PT Portal Kabar Digital | Madiun - Jawa Timur
tendensi_us@yahoo.com

Follow Kami

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube
  • Telegram

Ikuti Perkembangan Kami di

appstore
playstore

Menu Kanal

  • Madiun
  • Trenggalek
  • Ngawi
  • Mojokerto
  • Gresik
  • Pacitan
  • Ponorogo
  • Magetan
  • Kota Madiun
  • Jawa Timur

Menu Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2026 Tendensius.com. All rights reserved.

© 2026 PT Digital Kreator Nusantara