Tendensius.com, Madiun – Memasuki fase krusial verifikasi PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026, SMA Negeri 1 Jiwan menjadi salah satu sekolah yang paling menyita perhatian di Kabupaten Madiun.
Berdasarkan pembaruan data antrean harian per 3 Juni 2026 pukul 21.32 WIB, SMAN 1 Jiwan tercatat baru memiliki 3 PIN terverifikasi, sementara PIN yang ditangani hari itu hanya 1 berkas. Di sisi lain, jumlah antrean yang masih menunggu penanganan mencapai 96 berkas.
Angka tersebut menempatkan SMAN 1 Jiwan sebagai sekolah dengan kesenjangan cukup mencolok antara jumlah antrean dan progres penanganan harian. Kondisi ini terjadi saat sekolah-sekolah lain di Kabupaten Madiun mulai mempercepat proses verifikasi untuk mengantisipasi membludaknya pendaftar menjelang penutupan tahapan PIN.
Data yang sama menunjukkan sejumlah sekolah telah menangani puluhan hingga ratusan berkas dalam sehari. Sementara itu, SMAN 1 Jiwan masih menghadapi tantangan untuk mengejar antrean yang terus bergerak.
Bagi calon murid dan orang tua, verifikasi PIN merupakan tahapan penting karena menjadi syarat utama untuk mengikuti proses pendaftaran pada jalur SPMB berikutnya. Keterlambatan verifikasi berpotensi membuat peserta kehilangan waktu untuk menyusun strategi pemilihan sekolah.
Meski demikian, data antrean bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai percepatan proses verifikasi yang dilakukan masing-masing satuan pendidikan.
Dengan antrean yang masih mendekati angka seratus berkas, perhatian kini tertuju pada bagaimana SMAN 1 Jiwan mengakselerasi layanan verifikasi dalam beberapa hari ke depan agar seluruh calon peserta didik dapat memperoleh PIN tepat waktu sebelum tahapan pendaftaran dimulai.

