Tendensius.com, Nganjuk – PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengimbau calon penumpang kereta api untuk mengatur waktu keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun menjelang agenda kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di wilayah Nganjuk dan Kertosono, Sabtu (16/5/2026).
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa agenda Presiden meliputi kunjungan ke Makam, Museum, dan Monumen Marsinah. Kegiatan kenegaraan tersebut diperkirakan berdampak pada rekayasa arus lalu lintas di sejumlah titik strategis, terutama akses menuju Stasiun Nganjuk dan Stasiun Kertosono.
“Kami mengimbau para pelanggan yang akan berangkat dari Stasiun Nganjuk maupun Stasiun Kertosono untuk memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun dengan lebih awal. Hal ini penting guna menghindari potensi keterlambatan dampak pengalihan arus di sekitar lokasi kegiatan dan tertinggal kereta api,” ujar Tohari, Jumat (15/5/2026).
KAI Daop 7 meminta calon penumpang tiba minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas. Meski demikian, KAI memastikan seluruh jadwal perjalanan kereta api tetap berjalan normal sesuai tiket yang telah dipesan pelanggan.
Selain itu, masyarakat juga disarankan memantau informasi rekayasa lalu lintas dan memanfaatkan jalur alternatif menuju stasiun.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat kepadatan lalu lintas di akses menuju stasiun. Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap berhati-hati di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas pengamanan di lapangan,” pungkas Tohari.

