tendensius.com/, Mojokerto | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto bersama Dandim 0812 Lamongan dan Forkopimcam serta Stakeholder gelar karya bhakti penanaman di kawasan hutan petak 52E RPH Dradah BKPH Dradah KPH Mojokerto dalam rangka mitigasi bencana alam, Kamis (09/01/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Administratur Mojokerto Barat, M. Sabri Madjid, Segenap Asper Sub Mojokerto Barat beserta Jajaran, Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm. Ketut Wira Purbawan, Kepala CDK Bojonegoro, Widodo Joko Santoso, Camat Ngimbang, Bambang Purnomo, Kapolsek Ngimbang, Iptu. I Wayan Sumantra, Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf. Mustoha, Kepala Desa Tlemang beserta perangkat, Mahasiswa Unair dan Organisasi Pencak Silat Ngimbang.

Kepala KPH Mojokerto melalui M. Sabri Madjid, menyampaikan Terimakasih kepada seluruh Stakeholder yang terlibat dalam kegiatan karya bhakti penanaman pohon bersama dalam rangka penanggulangan bencana, ini merupakan wujud sinergi antara Perhutani dengan Stakeholder dalam mitigasi bencana.

“Semoga apa yang kita tanam hari ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan juga dapat mencegah terjadinya bencana,” terangnya.

Di tempat yang sama, Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, dalam sambutanya menyampaikan Dengan semangat dan kebersamaan kita bisa satu langkah satu visi, satu misi dan satu hati dalam melaksanakan penghijauan dengan jenis tanaman pohon produktif, mari kita upayakan bersama untuk mencegah potensi bencana alam.

“Mari kita ikuti jejak Panglima Besar Jendral Sudirman, meski dalam kondisi sakit tidak pernah menyerah dengan keteguhan dan keberaniannya tetap memimpin pasukan di Pertempuran Ambarawa,” tuturnya dengan semangat.

“Momentum ini untuk mempererat tali silaturahmi antar TNI dan Perhutani serta masyarakat, semoga pohon yang kita tanam dapat memberikan manfaat untuk masyarakat dan dapat mengantisipasi bencana,” pungkasnya. (red)