Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop) Kabupaten Madiun menggelar Pasar Murah Bersubsidi guna menjaga stabilitas harga dan membantu meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Kincang, Kecamatan Jiwan, Rabu, 11 Maret 2026

Sejumlah komoditas kebutuhan pokok disediakan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, di antaranya beras premium kemasan 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, telur, bawang putih, hingga cabai rawit. Setiap komoditas juga dibatasi jumlah pembeliannya agar dapat dinikmati lebih banyak masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Indra Setyawan, optimistis pasar murah ini akan mendapat sambutan besar dari masyarakat.

“Mesti ludes mas gak bersisa,” ujarnya.

Menurut Indra, pasar murah merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Upaya kita dengan menghadirkan pasar murah, bisa kita cuma itu,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam mengendalikan harga komoditas di pasaran.

“Kalau menurunkan harga komoditi pemda gak mampu mas,” pungkasnya.

Salah satu warga Desa Kincang, Siti (43), mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Menurutnya, harga yang ditawarkan lebih ringan dibandingkan harga di pasaran.

“Lumayan membantu, apalagi menjelang Lebaran harga kebutuhan biasanya naik. Dengan pasar murah ini jadi lebih ringan,” sanjungnya.