Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menegaskan disiplin belanja dan percepatan program dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Maret 2026 di Ruang Rapat Eka Kapti, Puspem Kabupaten Madiun, Rabu (4/3).

Didampingi Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi dan dipandu Pj Sekda Sigit Budiarto, seluruh pimpinan OPD, direktur RSUD, BUMD hingga camat memaparkan progres pembangunan strategis. Memasuki akhir triwulan I, Wakil Bupati meminta OPD mengendalikan program dan anggaran agar tidak terjadi penumpukan belanja di akhir tahun.

OPD juga diminta serius menjalankan program satu rumah satu pohon untuk ketahanan pangan, zero jalan berlubang, serta Bahana Bersahaja guna mendeteksi kebutuhan riil dan persoalan desa.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari menegaskan program MBG harus menjadi perhatian bersama dengan mengutamakan produk lokal. Ia memperingatkan, SPPG yang tidak menjalankan SOP akan dihentikan.

“Program MBG adalah program nasional sehingga harus dikawal bersama agar berjalan dengan baik untuk anak-anak kita,” tegasnya.

Mas Hari turut menyoroti Sekolah Rakyat sebagai instrumen penurunan kemiskinan yang wajib didukung seluruh OPD. Dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) juga ditekankan, sejalan dengan arahan Rakornas.

Menjelang Lebaran, Bupati meminta OPD terkait merawat monumen pesawat dan tank di Dumpil serta menjaga kebersihan lingkungan karena kawasan tersebut akan dilalui pemudik.