tendensius.com/, Ngawi | Jelang Ramadan 1446 Hijriyah, Kabupaten Ngawi menyiapkan sejumlah langkah strategi mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pangan di masyarakat. Pun, Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi saat ini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan pangan. Hal ini seperti yang diungkapkan Kapala Dinas DPPTTK Kusumawati Nilam dalam wawancara khusus program Ngobras Jelajah episode Ramadan 1446 Hijriah, Rabu (26/02/25).

Nilam mengungkapkan tengah menyiapkan menghadapi lonjakan permintaan pangan selama Ramadhan.

“Seperti yang kita ketahui, permintaan akan kebutuhan pangan pasti meningkat menjelang bulan Ramadhan, terutama untuk bahan makanan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan daging. Kami telah berkoordinasi dengan distributor dan pedagang pasar untuk memastikan pasokan pangan berjalan lancar,” ungkap Nilam.

Ditambahkan Nilam bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai upaya untuk menjaga kestabilan harga. Salah satunya adalah dengan mengadakan bazar pasar murah di beberapa wilayah 19 Kecamatan di Kabupaten Ngawi dan memastikan distribusi pangan dari petani hingga konsumen tidak terhambat.

“Kami juga akan mengadakan bazar pasar murah di beberapa titik strategis di 19 Kecamatan Kabupaten Ngawi. Selain itu, kami memastikan tidak ada spekulasi harga dari oknum-oknum tertentu yang bisa merugikan masyarakat, terutama pada saat permintaan tinggi seperti menjelang Ramadhan,” lanjutnya.

Diharapkan dengan langkah-langkah yang sudah disiapkan, masyarakat Kabupaten Ngawi dapat menjalani bulan Ramadhan dengan tenang, tanpa khawatir akan kelangkaan atau kenaikan harga pangan yang tidak wajar.

Nilam juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga pola konsumsi yang bijak dan tidak terburu-buru membeli dalam jumlah yang berlebihan panic buying.

“Mari kita sambut bulan suci Ramadhan dengan penuh kedamaian, dan bersama-sama menjaga stabilitas harga pangan di Ngawi,” tutupnya.(*)