Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar pengambilan sumpah/janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di Pendopo Muda Graha, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan dihadiri Bupati Madiun, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, Kodim 0803, Kementerian Agama, Sekda, staf ahli, asisten sekda, kepala OPD, direktur BUMD, serta pejabat manajerial yang baru dilantik.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pelantikan pejabat merupakan amanat regulasi kepegawaian yang wajib dilaksanakan.

“Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, setiap PNS yang diangkat dalam jabatan wajib dilantik dan diambil sumpah atau janji menurut agama atau kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Ia menyampaikan terdapat tiga pejabat manajerial yang dilantik pada kesempatan tersebut.

“Pada kesempatan ini telah dilantik dan diambil sumpah janjinya tiga pejabat manajerial,” katanya.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Sigit Budiarto sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, pejabat administrator selaku Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil, serta pejabat pengawas selaku Kepala Subbagian Keuangan Dispendukcapil.

“Yang pertama adalah pejabat pimpinan tinggi pertama, selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Saudara Sigit Budiarto S.Sos, M.Si. Yang kedua adalah Pejabat Administrator Selaku Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Yang ketiga adalah Pejabat Pengawas Selaku Kepala Sebagian Keuangan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun,” jelasnya.

Menurut Bupati, pengisian jabatan dilakukan untuk menutup kekosongan formasi dan memperkuat organisasi perangkat daerah.

“Pengisian jabatan hari ini guna mengisi kekosongan pejabat dan melengkapi formasi serta penguatan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun, di mana telah sesuai dengan regulasi peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Secara khusus, Hari Wuryanto menaruh harapan besar pada posisi Sekda yang dinilai menjadi pusat koordinasi pemerintahan.

“Pertama, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik, khususnya Jabatan Sekretaris Daerah, di mana memiliki peran yang vital sebagai manajer utama serta jantung koordinasi Pemerintah Kabupaten Madiun, guna mewujudkan pelayanan publik yang optimal,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut menjadi penanda bahwa kursi jabatan boleh berganti, namun publik tetap menunggu satu hal yang sama: kerja nyata, mewujudkan Kabupaten Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, Sejahtera).