tendensius.com/, Madiun | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan mendukung kegiatan Perkumpulan Pensiunan Pegawai Perhutani (Penshutani) Jawa Timur melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) I yang digelar di Aula Sono Keling Perhutani Forestry Institute (PeFI) Madiun Jalan Rimba Mulya No. 11 Madiun pada Senin, 23 Desember 2024.
Kegiatan Musda I di PeFI Madiun tersebut dihadiri oleh Kepala Divisi Regional Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Perhutani KPH Saradan Wisik Sugiarto, Ketua Umum Penshutani Budi Widodo, Ketua Panitia Musda Jawa Timur Asrip Soetrisno, perwakilan anggota Penshutani dari 5 Rayon Jawa Timur, dan perwakilan Serikat Kerja baik dari Sekar Perhutani maupun SP2P.
Dalam sambutannya Wisik Sugiarto mewakili Kepala Divisi Regional Jawa Timur mengatakan,”Atas nama manajemen Divre Jawa Timur, saya mengucapkan selamat atas terlaksananya Musda I Penshutani Jawa Timur. Dalam acara Musda I ini nanti juga akan dilaksanakan pemilihan Ketua dan Pengurus Penshutani Jawa Timur masa bakti 2024 – 2027. Siapapun yang terpilih nantinya, saya berharap bisa menjalankan amanah untuk mewadahi, mengayomi dan melindungi segenap anggota Penshutani Jawa Timur. Harapan kedepan tentunya Penshutani yang ada di Jawa Timur ini bisa terus aktif dan menjadi wadah bagi para anggota Penshutani untuk saling bersilaturahmi dan berbagi informasi,” kata Wisik Sugiarto.
”Kepada segenap anggota Penshutani Jawa Timur saya juga berharap senantiasa diberikan kesehatan dan tetap terus berkarya meskipun sudah memasuki masa purna tugas. Sebagai pegawai boleh pensiun tapi untuk berkarya tidak ada kata pensiun. Kami yang masih aktif tentunya masih tetap membutuhkan masukan dan saran dari para senior yang tergabung dalam Penshutani dalam meneruskan perjuangan menjaga kelangsungan perusahaan kita tercinta, Perhutani,” ujar Wisik Sugiarto menambahkan.
Di tempat yang sama Ketua Panitia Musda I Penshutani Jawa Timur Asrip Soetrisno mengatakan,”Dengan dilaksanakannya musda Penshutani Jawa Timur ini bertujuan untuk memberikan ruang atau wadah para pensiunan Perhutani, sehingga bila ada sesuatu masalah yang berseberangan dengan Management Perhutani nanti bisa disatukan dan dicarikan solusinya,” ujar Asrip Soetrisno.
”Selain itu dengan adanya Penshutani, ini merupakan sebagai wadah guna menampung bagi para pensiunan Perhutani agar nanti dapat bermanfaat baik untuk kepentingan diri sendiri, kepentingan keluarga maupun untuk kepentingan bersama atau organisasi. Keberadaan anggota Penshutani yang kompak merupakan suatu pondasi yang kita bangun,” tambah Asrip Soetrisno.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pemilihan dan pengukuhan Ketua, Sekretaris dan Bendahara Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Timur untuk periode masa bakti Tahun 2024 – 2027 yang dilaksanakan pemilhan secara langsung dengan 3 calon kandidat ketua antara lain Saudara Heru Lutfi Nazianto, Moch Iskak dan Asrip Soetrisno.
Dalam pelaksanaan pemungutan suara dari 69 jumlah suara pemilih yang hadir, Heru Lutfi Nazianto mendapatkan 64 suara, Moch Iskak mendapatkan 2 suara dan Asrip Soetrisno juga mendapatkan 2 suara, sehingga dari hasil pemilihan suara tersebut dapat ditetapkan Heru Lutfi Nazianto sebagai Ketua Penshutani Jawa Timur.
Selanjutnya dalam menjalankan tugasnya Heru Lutfi menujuk Tubagus Aep Saepudin sebagai Sekretaris dan Tito Darmawan sebagai Bendahara organisasi Penshutani Jawa Timur untuk masa bakti tahun 2024 – 2027 yang dikukuhkan oleh Ketua Umum Penshutani Budi Widodo.
Menurut anggaran dasar (AD) tujuan dari Perkumpulan Pensiunan Pegawai Perhutani (Penshutani) antara lain membangun komunikasi dan persaudaraan antar anggotanya, menjadi forum fasilitasi, mediasi, dan advokasi bagi anggotanya, menjadi jembatan bagi anggota untuk mencapai kesejahteraannya, dan ikut menjaga eksistensi perusahaan (Perhutani) dan kelestarian sumberdaya hutan sesuai kapasitas dan kemampuan. (red)



