tendensius.com/, Madiun | Sebagai bentuk perhatian terhadap generasi muda khususnya di bidang olahraga, Pemerintah Desa Klumutan saat ini tengah membangun lapangan yang cukup berkualitas. Tak hanya urugan dan lapisan rumput semata, kontruksi lapangan juga dilengkapi dengan resapan.
Rencananya, lapangan olahraga yang dibangun berukuran 90 an meter dengan lebar 50 meter. Anggaran pembangunan lapangan tersebut bersumber dari BKK Provinsi senilai 900 jutaan.
Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kepala Desa Klumutan Agus Proklamanto mengatakan progres saat ini diangka 40% an. Targetnya, Maret 2025 ini nanti sudah terselesaikan.
“Untuk progres on the track, target rampung nanti pada bulan Maret,” terang Kades.
Mengenai pengerjaan, lanjut Kades 3 periode tersebut, di pihak ketigakan. Kendati demikian, seluruh pekerja merupakan warga setempat. Bahkan, pihak ketiganya pun juga asli warga Klumutan, lulusan S2 UGM yang cukup berkompeten di bidang pembangunan.
“Karena nilainya diatas 200 juta, kita pihak ketigakan. Itupun juga warga asli sini. Bahkan para pekerja juga melibatkan masyarakat lokal sebagai bentuk pemberdayaan,” imbuhnya.

Masih dikatakan Agus, besaran anggaran bukan satu-satunya alasan proyek tersebut di pihak ketigakan. Menurutnya, untuk mendapatkan hasil maksimal memang harus dikerjakan oleh ahlinya, baik dari segi teknis hingga kualitas material.
“Salah satu contoh ini mas, pipa resapan. Ini kemarin didatangkan dari Jakarta. Di sini (Madiun) gak ada. Rumput yang didatangkan nanti juga rumput yang bagus, yang berkualitas. Kemudian dengan metode pihak ketiga, ada masa pemeliharaan yang menjadi tanggung jawab rekanan,” lanjutnya.
Terbangunnya lapangan olahraga raga di Desa Klumutan ini, pihaknya berharap dapat memicu semangat para pemuda, khususnya di bidang olahraga. Dengan intensitas kegiatan olahraga yang cukup tinggi, tentunya dapat membawa dampak positif bagi generasi muda.
“Mudah-mudahan olahraga khususnya sepak bola di Desa Klumutan semakin baik. Potensi gesekan antar pemuda dapat terminimalisir. Apalagi di era digital saat ini, pengaruh gadget cukup besar. Setidaknya dengan berolahraga, baik itu voli maupun sepak bola, penggunaan gadget oleh anak-anak juga berkurang,” harap Kades.
Untuk diketahui, cukup banyak tropi penghargaan yang berhasil disabet oleh tim sepak bola Klumutan. Mulai tingkat desa, Kecamatan hingga Karesidenan. Teranyar, 2024 lalu berhasil meraih juara ketiga PSSI Cup U15 antar club sekabupaten yang diselenggarakan di GOR Pangeran Timoer Caruban.(an)

