Tendensius.com, Madiun – Di tengah laju verifikasi PIN SPMB Jawa Timur 2026 yang terus bergerak di Kabupaten Madiun, SMA Negeri 1 Jiwan masih menjadi sekolah dengan capaian terendah berdasarkan data pembaruan per 5 Juni 2026 pukul 12.00 WIB.

Sekolah tersebut baru mencatat 32 PIN terverifikasi, jauh tertinggal dibanding sejumlah sekolah lain yang sudah melampaui angka 500 PIN. Di saat SMKN 1 Kebonsari telah mencapai 556 PIN, SMKN 1 Wonoasri 546 PIN, dan SMA Negeri 1 Geger 519 PIN, capaian SMA Negeri 1 Jiwan masih berada di bawah 10 persen dari pemimpin klasemen sementara.

Selisih antara SMA Negeri 1 Jiwan dan SMKN 1 Kebonsari kini mencapai 524 PIN, menggambarkan jurang verifikasi yang semakin lebar menjelang tahapan berikutnya dalam proses penerimaan murid baru.

Meski demikian, aktivitas verifikasi di SMA Negeri 1 Jiwan masih berlangsung. Pada pembaruan data terbaru, sekolah tersebut menangani 14 PIN dalam sehari dengan antrean tersisa sebanyak 34 berkas yang menunggu proses verifikasi.

Posisi SMA Negeri 1 Jiwan juga menjadi sorotan karena berada di bawah sejumlah sekolah lain yang sebelumnya sama-sama memiliki capaian relatif rendah. SMA Negeri 1 Saradan telah mencapai 81 PIN terverifikasi, sementara SMA Negeri 1 Wungu berada di angka 177 PIN.

Di sisi lain, sekolah-sekolah dengan capaian tertinggi terus memperbesar jarak. SMKN 1 Kebonsari menambah 63 PIN dalam satu hari, SMKN 1 Wonoasri menangani 131 PIN, sedangkan SMA Negeri 1 Geger menambah 42 PIN.

Data tersebut menunjukkan bahwa ritme verifikasi PIN antar sekolah di Kabupaten Madiun masih sangat beragam. Jika sebagian sekolah bergerak seperti mesin diesel yang terus melaju dan menembus ratusan PIN, sebagian lainnya masih berupaya mengejar ketertinggalan dengan kecepatan yang jauh lebih lambat.

Dengan waktu verifikasi yang terus berjalan, percepatan layanan menjadi kunci agar calon murid tidak terhambat memasuki tahapan pendaftaran berikutnya. Perkembangan data beberapa hari ke depan akan menjadi penentu apakah kesenjangan ini mulai menyempit atau justru semakin melebar.