Komitmen Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan Pemerintah Desa Ngengor Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun patut diacungi jempol. Tahun ini, jembatan baru senilai 1,5 miliar sudah dapat dilalui.
Dikonfirmasi by phone, Kepala Desa Ngengor Radjianto mengatakan anggaran 1,5 miliar tersebut merupakan bantuan dari provinsi.
“Pembangunan jembatan itu kemarin sumber dananya dari provinsi jatim, Bantuan Keuangan Desa (BKD) 2024. Nilainya 1,5 miliar,” terang Kades, Senin (30/06/2025).
Dengan anggaran tersebut, lanjut Kades, mampu membangun jembatan sepanjang 30 meter. Pelaksananya, oleh TPK setempat.

“Yang mengerjakan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Ngengor. Untuk volume jembatan 30 meter x 4 meter,” tambahnya.
Selama proses pengerjaan jembatan, tentu tak luput dari kendala. Salah satunya, cuaca yang cukup ekstrim. Pada bulan Desember-Januari, wilayah Madiun diguyur hujan lebat hampir berhari-hari. Kendati demikian, pihak TPK dibawah pengawasan Pemerintah Desa Ngengor mampu menyelesaikan pembangunan jembatan sesuai dengan schedule.
“Alhamdulillah, Bulan Februari akhir sudah selesai 100 persen. Jadi lebaran tahun ini kemarin sudah bisa dilalui masyarakat,” pungkas Kades.
Di lokasi jembatan, Wahyu, yang kebetulan melintasi jembatan mengaku takjub dengan adanya jembatan baru di Desa Ngengor ini. Menurutnya, keberadaan jembatan merupakan salah satu infrastruktur yang cukup vital dalam menunjang mobilisasi warga.
“Pastinya ini sangat bermanfaat mas. Tanpa jembatan, mobilitas masyarakat pasti terhambat,” ujarnya singkat.


