Pergerakan tanah kembali terjadi di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat malam (27/2). Akibat fenomena itu, empat rumah warga kini berada di zona rawan longsor, sementara jalan utama yang menghubungkan desa dengan wilayah Caruban terancam terputus total jika tidak segera ditangani.
Kondisi tanah yang turun dan retakan mencapai sekitar dua hingga tiga meter telah memicu penurunan permukaan di beberapa titik. Kepala Desa Sumberbendo mengatakan, dua rumah penduduk sudah terdampak langsung, satu telah direlokasi, sementara lainnya masih berada di wilayah berbahaya.
Retakan tanah sepanjang puluhan meter kini juga terlihat di badan jalan desa, sehingga akses utama menuju Caruban hampir tidak bisa dilewati dan diperkirakan bisa putus jika hujan deras turun dalam beberapa hari ke depan.
Satu keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat setelah bangunan mereka rusak parah akibat pergerakan tanah. Pemerintah desa telah melaporkan kondisi darurat ini kepada Dinas Pekerjaan Umum, BPBD, serta pemerintah kabupaten untuk percepatan penanganan risiko lebih lanjut.
Sebagai langkah sementara, relawan dan aparat desa menutup retakan dengan terpal guna menahan longsoran lebih lanjut sambil menunggu penanganan teknis dari pemerintah daerah.



