Bertempat di gedung Sadewa, kantor dinas perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Madiun, dilaksanakan acara Forum Group Discussion terkait optimalisasi perpustakaan berbasis inklusi sosial melalui wisata literasi digital, Senin (19/05/2025).
Didampingi oleh kepala dinas perpustakaan dan kearsipan, Kus Hendrawan, S.H., M.Si, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, SH.,M.Ak hadir sebagai undangan sekaligus membuka acara.
Turut hadir dalam undangan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bapperida, Kepala DLH, Camat Dolopo, Pimpinan Pondok Pesantren Ahmad Dahlan, serta peserta undangan dari kelurahan dan kecamatan ataupun yang mewakili.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini berfungsi untuk merumuskan kegiatan di bidang perpustakaan sebagai wahana pembelajaran sepanjang hayat.
Ada beberapa hal yang dapat dilaksanakan agar perpustakaan lebih menarik dimata masyarakat, yaitu :
1. Membuat perpustakaan menjadi tempat yang ramah dengan metode 3S (Senyum, Sapa, Salam)
2. Bersikap ramah, hangat dan penuh kasih
3. Pustakawannya harus memahami pengguna tanpa prasangka
4. Mendengarkan kebutuhan pengguna
5. Design perpustakaan harus sesuai dengan kebutuhan pengguna
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataan dukungan kegiatan wisata literasi digital oleh Perangkat Daerah terkait dilanjutkan penandatanganan kerjasama dengan lembaga pondok pesantren Ahmad Dahlan yang disaksikan langsung oleh Bupati Madiun.(*)



