MADIUN, TENDENSIUS – Beragam kegiatan sosial dan pelayanan publik mewarnai hari kedua pelaksanaan Bahana Bersahaja (Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan diawali dengan sholat subuh berjamaah di Masjid Baitussalim, dilanjutkan kunjungan ke rumah lansia serta kerja bakti pembangunan pavingisasi sisi selatan Lapangan Mberan dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik tiga warga setempat.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, SH., M.Ak bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, MH beserta rombongan juga meninjau berbagai layanan yang disediakan bagi masyarakat. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung dokter spesialis, penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, layanan administrasi kependudukan, pasar murah sembako, donor darah, hingga layanan perpanjangan SIM.
Di lokasi yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Ny. Erni Hari Wuryanto dan Wakil Ketua TP PKK Ny. Fitriya Purnomo Hadi turut melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, mulai kunjungan Posyandu, pembinaan Pokja I-IV PKK, Bunda Literasi, live streaming UMKM Bersahaja, yoga ibu hamil hingga pelayanan kesehatan umum.
Pelaksanaan Bahana Bersahaja juga melibatkan Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si, Forkopimda, staf ahli bupati, asisten sekda, jajaran OPD, Camat Dolopo serta Muspika Dolopo.
Bupati dan Wakil Bupati tampak turun langsung mengikuti kegiatan kerja bakti pavingisasi dan pembangunan RTLH bersama masyarakat sebelum menyerahkan bantuan kepada penerima manfaat.
Saat ditemui di anjungan pelayanan Polres Madiun, Bupati Madiun menegaskan bahwa Bahana Bersahaja merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Madiun untuk menghadirkan pelayanan publik secara langsung kepada masyarakat melalui 38 jenis layanan.
“Pemerintah Kabupaten Madiun ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya kerjasama dengan Polri, mengurus perpanjangan SIM ini,” ungkap Bupati.
Selain Polres Madiun, sejumlah instansi vertikal juga turut mendukung pelaksanaan Bahana Bersahaja, di antaranya BPJS, Imigrasi, Kementerian Agama, Pegadaian dan BPOM.
Melalui kolaborasi berbagai instansi tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap masyarakat dapat memperoleh kemudahan akses pelayanan publik dalam satu lokasi sekaligus.

